Kota untuk semua, mungkinkah?

Keberagaman/ rawpixel.com - Pexels

We share a vision of cities for all, referring to the equal use and enjoyment of cities and human settlements, […] without discrimination of any kind […].

New Urban Agenda, page 5

Pembahas

Urban Planning Associate, ITDP

Beberapa dekade terakhir, jargon “Kota untuk Semua” semakin memenuhi wacana perencanaan dan pembangunan perkotaan. Terakhir, konferensi global Habitat 3 kembali meneguhkan hal itu melalui dokumen Agenda Baru Perkotaan (New Urban Agenda).

Indonesia pun tak lepas dari diskursus ini. Salah satu institusi non-pemerintahan yang belakangan mengampanyekan itu adalah Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) Indonesia.

Kota perlu berpihak kepada kelompok rentan

Dipandu oleh Rendy dan Wildan, TERAS KOTA mengulik Deliani Siregar (Anggi), Urban Planning Associate ITDP mengenai pesan yang hendak dibawanya. Mengambil kasus transportasi di Jakarta, seberapa mungkin “kota untuk semua” dapat benar-benar diwujudkan?

Dengar keseruannya melalui siaran podcast berikut ini:

Podcast Teras Kota juga dapat didengarkan di Spotify atau platform lainnya

Beri tanggapan