Kenapa harus peduli kota?

Urban planning/ rawpixel.com - pexels.com

Narasi tentang cara hidup berkota, atau kita kenal sebagai urbanisme, perlu dikembalikan dari dan kepada masyarakat.

Rendy A. Diningrat

Pemantik

Inisiator, KETEMPATAN.com

Co-founder TERAS KOTA

Penghujung tahun 2018 menjadi penanda bagi ketempatan.com yang genap berusia satu tahun. Kami memulai tahun awal ini dengan mengembangkan blog yang memuat tulisan seputar isu perkotaan, perdesaan, dan kawasan; bergaya populer namun tetap berkualitas. Selama satu tahun, kami memproduksi rata-rata 1 (satu) artikel tiap bulan dan telah melibatkan penulis dari beragam latar belakang, mulai dari peneliti, dosen, lulusan perguruan tinggi, aktivis, perencana profesional, dan kalangan pemerintahan.

Meski telah berpetualang selama satu tahun, kami menyadari bahwa ketempatan.com belum dapat menjangkau lebih banyak orang. Oleh karena itu, kami juga memanfaatkan penghujung tahun ini sebagai momen mengudarakan TERAS KOTA, sebuah program baru dari ketempatan.com, yang menggunakan teknologi digital podcast.

Intro: Gak mau kan tiba-tiba rumah loe digusur?

Siaran perdana kami di podcast menjawab banyaknya pertanyaan tentang apa itu ketempatan.com sekaligus menceritakan latar belakang dibidaninya TERAS KOTA. Dengan suasana penuh tawa, Wildan (host -sekaligus co-founder TERAS KOTA-) menggelitik Rendy (inisiator) dengan pertanyaan, “kenapa sih orang jaman sekarang harus peduli sama kotanya?”.

Ingin tahu keseruannya? Putar siaran lengkapnya di sini:

Beri tanggapan