Jangan asal gusur, kenali dulu sisi lain sektor informal

Sektor informal dilingkupi stigma buruk padahal mereka memiliki hubungan mutualisme dengan sektor formal perkotaan.

Sektor Informal/ RameRame Jakarta
Sektor Informal/ RameRame Jakarta

Sektor informal bagai buah simalakama dalam panggung kehidupan kota. Kehadirannya membantu banyak orang. Namun, di sisi lain, sering kali dianggap menganggu ketertiban umum.

Selama ini lebih banyak narasi yang menempatkan sektor informal dengan stigma buruk: merusak estetika, kotor, tampil seadanya, ditambah status yang ilegal.

Kita lupa, bahwa secara tidak langsung sektor informal membantu kita dalam banyak hal. Misalnya, karena harganya yang ekonomis, membuat kita selalu mencari pedagang kaki lima (PKL) saat kondisi dompet “kritis”.

Dipandu Zul Qisthi (Oki), episode Teras Kota kali ini membahas sisi lain sektor informal bersama peneliti RameRame Jakarta. Bersama Andesha Hermintomo, sang co-founder, mari menelisik lebih dalam informalitas kota!

Simak selengkapnya melalui siaran podcast berikut ini:

Narasumber

Andesha Hermintomo
Co-founder RameRame Jakarta

Sektor informal itu menyubsidi kehidupan kita. Lalu kenapa kita tidak jujur kalau kita juga membutuhkannya?

Andesha Hermintomo

____

Podcast Teras Kota dapat didengarkan di Spotify, iTunes, atau platform lainnya

Beri tanggapan