Foto: Musik Tepi Jalan - Terowongan Sudirman/ Rendy A. Diningrat

Melestarikan warisan budaya di ruang ketiga

Ruang ketiga adalah ruang yang berada di antara rumah (ruang pertama) dan tempat bekerja (ruang ke dua) sebagai titik bertemu dan berinteraksinya masyarakat.
Foto: Bundaran HI - Filckr/ Ali Subarkah

Mempertanyakan logika pemerintah memindahkan ibu kota negara

Rencana pemerintah memindahkan ibu kota nampaknya kurang matang karena logika yang dipakai–pemerataan dan daya dukung Jakarta–masih lemah.
Foto: Proses pemilahan sampah di Recycling Centre Tokyo/ Mayang Novitasari

Warga kota wujudkan ketahanan energi, apa yang bisa dilakukan?

Penggunaan yang boros dan beremisi tinggi, ditambah dengan kurang bergeliatnya inovasi untuk memperkecil gap pasokan energi, pada akhirnya memicu kecemasan tentang masa depan “ketahanan” energi nasional.
Ilustrasi: Hujan/ Flickr - Yosomono

Riset prediksi nilai kerugian banjir di Jakarta naik hingga 400% pada 2050

Perubahan iklim dan perkembangan perkotaan jadi faktor yang meingkatkan nilai kerugian banjir Jakarta di masa depan.
Ilustrasi: Jalur kereta perdesaan/ Pexels - Tom Fisk

Apa yang ‘baru’ dari rezim ‘baru’ pembangunan desa?

Kalau dulu, desa-desa akan maju bila Indonesia-nya maju, sekarang Indonesia akan maju bila desa-desanya telah maju.
Foto: Sejumlah pengendara bermotor menggunakan trotoar di jalan Sudirman, Jakarta, (13/3). TEMPO/Aditia Noviansyah

Memenangkan paradigma arus balik transportasi perkotaan

Kendaraan bermotor pribadi semakin menguasai ruang kota. Inikah saatnya mengarusbalikan paradigma transportasi perkotaan?
Foto: Monumen Nasional, Jakarta - Flickr/danes96

Pemindahan ibu kota untuk selamatkan kehidupan di Jawa

Agar tidak campur aduk, kita perlu meletakan mana masalah yang mendasar dari pemindahan ibu kota dan mana yang letaknya pada level implementasi.
Ilustrasi: Aktivitas di Bandara/ Pexels-Skitterphoto

Mereka yang bersemayam di landasan pacu Bandara Internasional Baru Yogyakarta (NYIA)

Bandara hanya akan dilihat sebagai sekadar bandara. Ia tidak dilihat sebagai ruang yang berubah dan orang-orang yang “disingkirkan".

Mungkin kamu sukai